Rabu, 29 Juli 2015

Kamus Istilah Biologi

Kamus Istilah Biologi
Istilah-istilah dalam Biologi :


·                Abiotik : Benda mati.
·                Abisal : Pembagian bioma air laut dengan kedalaman daerah lebih dari 2000 meter.
·                Adaptasi : Penyesuaian diri suatu organisme terhadap lingkungan tempat hidupnya.
·                Aerobik : Bakteri (dan sel lain) yang melakukan pernafasan dengan menggunakan oksigen bebas.
·                Agen : Bibit penyakit.
·                Akinet : Sel yang mengalami penebalan dinding, ukurannya membesar dan didalamnya terdapat spora (endospora).
·                Alogami : Penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang sejenis.
·                Altituda : Letak suatu daerah bardasarkan tingginya dari permukaan air laut.
·                Amitosis : Proses pembelahan sel secara langsung tanpa melalui fase pembelahan sel tertentu.
·                Anaerobik : Bakteri (dan sel lain) yang melakukan pernafasan tanpa memerlukan oksigen bebas.
·                Anemogami : Penyerbukan yang diperantarai oleh angin.
·                Angiospermae : Tumbuhan biji terbuka.
·                Anteridiofor : Tangkai anteridium.
·                Anteridium : Organ pembentuk sel kelamin jantan (spermatozoid) pada tumbuhan paku atau lumut.
·                Antibodi : Zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bakteri/kuman.
·                Antigen : Zat yang dapat merangsang pembentukan antibodi jika diinjeksikan ke dalam tubuh.
·                Antitoksin : Zat pelawan antigen (benda asing yang masuk tubuh).
·                Antropogami : Penyerbukan yang dibantu oleh manusia; disebut juga penyerbukan sengaja atau buatan.
·                Aplanospora : Spora yang tidak memiliki flagela.
·                Arkegonium : Bagian tubuh tumbuhan yang berfungsi untuk alat reproduksi; menghasilkan sel gamet betina (Ovum).
·                Autogami : Penyerbukan sendiri.
·                Autotrof : Organisme berklorofil yang mampu mengubah zat anorganik menjadi zat organik.
·                Avitaminosis : Penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin.
·                Badan kutub (polar body) : Produk meiosis seluler haploid yang tidak fungsional, selain oosit.
·                Bakteri (bacterium) : Mikroorganisme bersel tunggal yang tidak memiliki inti sel sejati.
·                Basidiokarp : Tubuh buah yang merupakan tempat tumbuhnya basidium dalam Basidiomycota.
·                Basidiomycota : Jamur makroskopik.
·                Basil (bacillus) : Bakteri berbentuk batang.
·                Batial : Pembagian bioma air laut dengan kedalaman daerah 200 – 2000 meter.
·                Beri – beri : penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin B.
·                Bibit Unggul : Bibit hasil seleksi secara buatan yang mempunyai sifat – sifat sesuai dengan keinginan kita.
·                binomial nomenklatur : Penamaan jenis (spesies) dengan menggunakan dua nama.
·                Biodiversitas : Keanekaragaman hayati.
·                Biogenesis : Teori yang menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup.
·                Bioma : Sekelompok makhluk hidup yang menempati daerah luas di permukaan bumi.
·                Biosfer : Lapisan bumi yang dihuni oleh makhluk hidup.
·                Bioteknologi : teknologi yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk yang berharga bagi manusia.
·                Biotik : Makhluk hidup, benda hidup.
·                Blastokist (blastocyst) : Embrio mamalia saat memasuki dinding uterus.
·                Blastomer (blastomere) : Salah satu sel hasil pembuahan sel telur di tahap awal.
·                Blastula : Bola sel berongga yang dihasilkan dari pembelahan sel tahap awal pada perkembangan embrio.
·                BOD (Biological Oxygen Demand) : Kebutuhan oksigen secara biologis.
·                Brakte (bractea) : Salah satu bagian bunga, yaitu daun pelindung yang berfungsisebagai penarik perhatian serangga penyerbuk.
·                Bryophyta : Divisi lumut daun.
·                Cagar alam : Upaya pelestarian semua sumber daya alam yang ada untuk tidak dimanfaatkan agar terjaga kelestariannya.
·                Carolus Linnaeus : Tokoh yang mencetuskan system penamaan spesies dan penamaan berbagai macam tumbuhan.
·                Charles Darwin : Pelopor sistem klasifikasi berdasarkan filogeni.
·                Chlamydomonas : Contoh dari chlorophyta bersel tunggal yang dapat bergerak.
·                Chlorella : Contoh dari chlorophyta bersel tunggal tidak dapat bergerak.
·                Chlorophyta : Alga Hijau.
·                Chrysophyceae : Alga Cokelat-Keemasan.
·                Chrysophyta : Alga Keemasan.
·                Ciliata : Protista bersel satu yang permukaan tubuhnya memiliki banyak rambut getar (silia).
·                Ciri poligenik (polygenic trait) : Ciri fenotipe yang dipengaruhi beberapa gen.
·                Coniferophyta : Tumbuhan pembawa kerucut, karena alat reproduksinya berbentuk kerucut (strobilus).
·                Culex : Sejenis nyamuk rumah yang menyebarkan larva cacing Filaria penyebab penyakit kaki gajah.
·                Cyanobacteria : Alga Hijau-Biru.
·                Cyanophyta : Alga Biru.
·                Cycas rumphii : Pakis haji.
·                Degenerasi : Penyusutan (tidak tumbuh sempurna).
·                Dekomposer : Mikroorganisme yang berperan menguraikan zat – zat sisa organik.
·                Denitrifikasi : Proses pengubahan amonium menjadi nitrogen bebas di udara oleh bakteri.
·                Detritivor : Hewan pemakan hancuran/serpihan sisa bahan – bahan organik.
·                Deuteromycota : Jamur tak tentu.
·                Dihibrid : Dua sifat berbeda.
·                Dikotil : Dua kotiledon atau dua daun lembaga/kotil pada biji.
·                Diploid : Kromosom yang berpasangan.
·                Dislokator : Sel dinding, yaitu sel yang berasal dari hasil pembelahan sel generatif pada Gymnospermae.
·                Divisi : Merupakan tingkatan takson yang menghimpun beberapa kelas yang memiliki persamaan ciri – ciri.
·                DNA (Deoxyribonucleic acid) : Asam nukleat yang digunakan untuk menentukan hubungan kekerabatan makhluk hidup.
·                Dominan : sifat yang muncul pada suatu organisme.
·                Ekosistem : Suatu sistem yang di dalamnya terdapat interaksi antara komponen biotik dan abiotik.
·                Eksplan : Pertumbuhan tumbuhan di luar tubuh dengan media kultur.
·                Ekstensifikasi Pertanian : Usaha memperluas lahan pertanian sehingga hasil yang diperoleh makin meningkat.
·                Embrio : Individu baru hasil pembuahan.
·                Embriogeni : Penyuburan lingkungan perairan.
·                Emigran : Orang yang meninggalkan tanah airnya dan pergi ke Negara lain untuk menetap.
·                Endemik : Hanya berada di satu kawasan atau daerah.
·                Endosperma : Cadangan makanan.
·                Endospora : Spora yang terbentuk dalam sel induk sendiri.
·                Entomogami : Penyerbukan yang diperantai oleh serangga.
·                Epididimis : Anak testis.
·                Epiteka : Tutup sel pada diatom.
·                Eukariot : Organisme yang bermembran inti.
·                Eukariotik : Sel organisme yang bahan intinya diselubungi oleh membran inti.
·                Evolusi : Perubahan struktur alat tubuh organisme yang berlangsung sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama.
·                Fasciola : Cacing hati.
·                Fenotipe : Sifat yang tampak.
·                Fertil : Subur.
·                Fertilisasi : Peleburan sel telur dengan spermatozoid (pembuahan).
·                Fetus : Janin yang sudah memperlihatkan bagian – bagian tubuh dengan jelas atau sempurna.
·                Fikoeritrin : Pigmen merah laut air yang terdapat pada kloropas Rhodophyta.
·                Fikosianin : Pigmen biru laut air yang terdapat pada kloropas Rhodophyta.
·                Filial : Anak keturunan / generasi.
·                Filogeni : Sejarah evolusi makhluk hidup.
·                Flagela : Tonjolan berbentuk cambuk pada sutu sel yang berguna untuk alat gerak.
·                Flagellata : Golongan hewan bersel satu yang bergerak dengan menggunakan bulu cambuk.
·                Formalin : Bahan pengawet organ tubuh, binatang, atau mayat.
·                Fosil : Sisa – sisa makhluk hidup yang sudah membatu.
·                Fotik : Daerah yang dapat ditembus cahaya dalam bioma air.
·                Fragmentasi : Cara perkembangbiakan suatu organisme dengan jalan memotong tubuh menjadi beberapa bagian dengan setiap potongan tubuhnya dapat tumbuh menjadi individu baru.
·                Galur murni : Keturunan yang masih memiliki sifat asli.
·                Gamet : Sel kelamin.
·                Gametangium : Gonad pada tumbuhan.
·                Gastrodermis : Lapisan kulit yang berfungsi sebagai usus.
·                Gastrovaskuler : Usus yang berfungsi sebagai pengedar makanan.
·                Gen : Faktor pembawa sifat keturunan dari suatu individu.
·                Generatif : Perkembangbiakan secara kawin.
·                Genotipe : Sifat yang tidak tampak dari luar.
·                Gizi : Zat makanan, komponen penyusun bahan makanan yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan serta manjaga kesehatan tubuh.
·                Gnetum gnemon : Melinjo.
·                Gonad : Sel induk pembentuk sel kelamin.
·                Guano : Pupuk yang berasal dari kotoran burung atau kelelewar yang mengandung fosforus tinggi.
·                Gymnospermae : Tumbuhan biji terbuka.
·                Genetika : Cabang biologi yang mempelajari tentang pewarisan sifat.
·                Habitat : Tempat hidup suatu organisme mulai dari lahir, berkembang biak, sampai mati.
·                Haploid : Kromosom yang tidak berpasangan.
·                Herbivora : Hewan pemakan tumbuh – tumbuhan.
·                Hermafrodit : Organ pembentuk sel kelamin jantan dan betina yang terdapat dalam satu tubuh.
·                Heterozigot : Pasangan gen yang tidak sama.
·                Hibrid : Hasil perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda.
·                Hibridisasi : Persilangan dari populasi yang berbeda.
·                Hidrofit : Tumbuhan yang hidup di dalam air.
·                Hidrogami : Penyerbukan yang diperantarai oleh air.
·                Hifa : Benang – benang jamur.
·                Higiene : Upaya pengelolaan kesehatan yang mengarah pada usaha kesehatan individu.
·                Higrofit : Tumbuhan drat yang hidup di tempat lembab.
·                Homologi : Sama bentuk dan struktur karena berasal dari asal – usul yang sama.
·                Homozigot : Pasangan gen yang sama.
·                Hospes : Inang.
·                Implantasi : Proses penempelan zigot pada dinding rahim.
·                Imunisasi : Upaya menambah kekebalan tubuh terhadap penyakit dengan serum / vaksin.
·                Indusium : Tonjolan daun yang melindungi sorus pada tumbuhan paku.
·                Insektisida : Obat pembunuh serangga.
·                Inseminasi : Kawin suntik.
·                Intensifikasi Pertanian : Usaha peningkatan cara bertani dari yang tradisional ke cara yang lebih modern sehingga dapat meningkatkan hasil yang diperoleh.
·                Interferon : Protein khusus yang dihasilkan tubuh yang dapat mencegah infeksi virus.
·                Intermediat : Sifat yang bersama – sama pada suatu organisme.
·                Inti sel (nucleus) : Bagian sel eukariot yang dilingkupi membran inti dan berisi kromosom.
·                Intron : Bagian gen yang tidak menyandi. Sebagian besar gen eukariot terdiri dari sekuens DNA intron dan ekson yang berselang seling.
·                Inversi (inversion) : Kondisi genetis ketika segmen kromosom mengalami rotasi 1800 dari orientasi linear aslinya.
·                Isogami : Bentuk dan ukuran sel kelamin jantan dan betina sama.
·                James Watson : Tokoh yang menemukan struktur DNA dan RNA.
·                Jamur : Organisme eukariotik dan tidak berklorofil.
·                Jantan : Alat sel kelamin yang menghasilkan sperma.
·                Jantung Koroner : Penyakit yang disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah jantung.
·                Jaring – jaring makanan : Peristiwa memakan dan dimakan yang digambarkan dalam bentuk jaring – jaring yang saling berhubungan.
·                Junk Food : Makanan sampah yang tidak baik untuk dikonsumsi.
·                Kalaza : Bagian dasar bakal buah pada Angiospermae.
·                Kapsid : Selubung virus yang tersusun atas protein.
·                Kapsomer : Suatu unit protein penyusun kapsid.
·                Karnivora : Hewan pemakan daging.
·                Knidoblas : Sel – sel beracun pada ubur – ubur.
·                Kodominan : Persilangan monohibrid dominant tak penuh.
·                Konjugasi : Perkembangbiakan makhluk hidup yang belum jelas alat kelaminnya.
·                Konseptakel : Tempat anteridium / arkegonium pada Fucus.
·                Konservasi : Upaya pelestarian sumber daya alam.
·                Kopulasi : Penyimpanan sel sperma dari alat kelamin jantan ke dalam alat kelamin betina.
·                Korion : Kantong embrio.
·                Kormus : Tumbuhan yang memiliki akar, batang, dan daun sejati.
·                Korola : Mahkota bunga / tajuk bunga.
·                Kromonema : Benang kromosom.
·                Kromosom : Pembawa gen.
·                Labium : Bibir.
·                Lactobacillus bulgaricus : Bakteri untuk membuat yoghurt.
·                Ladybird : Sejenis kepik yang merupakan predator alami bagi serangga hama.
·                Larva : Tingkat kehidupan suatu hewan sesudah menetas dari telur.
·                Lembar fotosintesik : Pada bakteri terdapat pelipatan membran sel ke arah sitoplasma.
·                Letal : Dapat mengakibatkan kematian.
·                Limnetik : Daerah yang terbuka dan dapat ditembus cahaya matahari.
·                Lingkungan : Abiotik membentuk suatu kesatuan.
·                Lipida : Lemak.
·                Lisozim : Enzim penghancur pada virus.
·                Lokus : Letak suatu gen pada kromosom.
·                Lotik : Ekosistem yang airnya mengalir.
·                Lumbricus sp. : Cacing tanah.
·                Lumut Kerak : Hubungan simbiosis antara jamur dan alga.
·                Malakogami : Penyerbukan yang diperantai oleh siput.
·                Malnutrisi : Penyakit yang disebabkan kekurangan zat makanan tertentu.
·                Megaspora : Spora yang berukuran besar, terbentuk di dalam megasporangium.
·                Metagenesis : Pergiliran keturunan antara keturunan seksual dan aseksual.
·                Metamorfosis : Pergantian bentuk dan struktur hewan dalam siklus hidupnya dari bentuk larva menjadi bentuk dewasa.
·                Mikrofil : Tempat masuknya spermatozoid ke dalam bakal biji pada tumbuhan biji.
·                Mikrosporosit : Sel induk pembentuk spermatozoid.
·                Miselium : Kumpulan benang – benang hifa.
·                Mitosis : Pembelahan inti sel.
·                Monohibrid : Satu sifat beda.
·                Mortalitas : Angka kematian.
·                mRNA : Hasil dari pencetakan (transkripsi) DNA.
·                Natalitas : Angka kelahiran.
·                Navicula : Salah satu contoh dari kelas Bacillariophyceae (Diatom).
·                Nektar : Kelenjar madu.
·                Neurospora sitophila : Jamur oncom.
·                Nikotin : Racun yang terdapat dalam tembakau.
·                Nimfa : Anak serangga yang tidak melewati tingkat larva, mirip bentuk dewasanya.
·                Nitrosomonas : Bakteri yang memecah NH3 menjadi HNO2, air, dan energi.
·                Nostoc : Sejenis Alga Hijau-Biru yang tubuhnya berbentuk bola.
·                Nukleotida : Senyawa yang tersusun atas gula, fosfat, dan basa purin atau pirimidin.
·                Nukleus : Inti sel.
·                Nukula : Tempat arkegonium pada Chara.
·                Obelia : Cnidaria air laut, yang hidup secara berkoloni.
·                Onkosfera : Embrio cacing pita yang baru menetas.
·                Oogenesis : Proses pembentukan sel telur.
·                Oogonium : Sel induk telur.
·                Ookinet : Zigot yang terbentuk.
·                Ookista : Sel telur belum matang.
·                Ordo : Tingkatan takson yang menghimpun beberapa famili.
·                Ornitogami : Penyerbukan yang diperantai oleh burung.
·                Ostium : Pori – pori pada tubuh Porifera yang berfungsi sebagai jalan masuknya air.
·                Ovarium : Tempat pembentukan sel telur.
·                Ovipar : Bertelur.
·                Ovotestis : Organ pembentuk sel telur manjadi satu dengan organ pembentuk sel sperma.
·                Ovovivipar : Bertelur dan beranak.
·                Ovum : Sel telur.
·                Parental : Induk.
·                Pedikulum : Tangkai bunga.
·                Penyerbukan : Peristiwa melekatnya serbuk sari ke kepala putik.
·                Perigonium : Tenda bunga.
·                Polusi : Pencemaran.
·                Polutan : Bahan yang mengakibatkan polusi.
·                Populasi : Kumpulan individu sejenis di suatu daerah tertentu.
·                Predator : Hewan pemangsa hewan lain.
·                Proglotid : Ruas tubuh cacing pita tempat berlangsungnya fertilisasi.
·                Prokarion : Inti tanpa membran inti.
·                Protalium : Calon tumbuhan paku.
·                Protonema : Calon tumbuhan lumut.
·                Provirus : Calon virus, terdiri dari asam inti.
·                Rekombinasi : Kombinasi baru.
·                Replikasi : Proses penggandaan asam nukleat (DNA).
·                Reproduksi : Perkembangbiakan.
·                Reseptakulum : Dasar bunga
·                Ribosom : Organel yang berfungsi mensintesis protein.
·                Rizoid : Akar semu.
·                Rizom : Batang yang tinggal di dalam tanah.
·                Sanitasi : Upaya mengelola kebersihan lingkungan.
·                Saprofit : Cara hidup dengan menguraikan sampah / sisa – sisa zat organik.
·                Segregasi : Pembelahan.
·                Seleksi alam : Seleksi yang dilakukan alam terhadap organisme.
·                Selulase : Enzim pencerna serat tumbuhan.
·                Selulosa : Serat tumbuhan.
·                Sentromer : Bagian dari kromosom yang berfungsi untuk mengatur gerakan kromosom pada saat terjadi pembelahan sel.
·                Sinergid : Sel telur cadangan.
·                Sitokinesis : Proses pembelahan sitoplasma.
·                Sorus : Kumpulan kotak spora (sporongium).
·                Spermatozoid : Sel sperma pada tumbuhan.
·                Spesies : Jenis makhluk hidup.
·                Spora : Inti sel yang berubah fungsi manjadi alat perkembangbiakan.
·                Talus : Akar, batang dan daun belum dapat dibedakan dengan jelas.
·                Tar : Komponen dalam asap rokok yang tinggal sebagai sisa sesudah dihilangkannya komponen nikotin dan cairan.
·                Teratogen : Bahan yang menyebabkan cacat embrio.
·                Transduksi : Peristiwa penggabungan DNA dari bakteri satu dengan bakteri lain dengan perantara virus.
·                Transgenik : Indivudu yang mendapat pindahan gen dari donor dan gen itu berekspresi padanya.
·                Translasi : Proses penerjemahan kode – kode untuk mensintesis protein.
·                Tropofil : Daun yang khusus berfungsi untuk fotosintesis.
·                Tubektomi : Pemandulan / sterilisasi pada perempuan.
·                Turba Fallopi : Saluran telur.
·                Ulangan : Banyaknya individu yang diberi perlakuan sama.
·                Urogenital : Gabungan antara saluran urine dal saluran kelamin.
·                Uterus : Rahim.
·                Vagina : Lubang kelamin wanita.
·                Vaksin : Patogen yang telah dilemahkan.
·                Vaksinasi : Tindakan untuk membuat seseorang menjadi kebal terhadap penyakit tertentu.
·                Variasi : Perbedaan kecil yang terdapat di antara individu sejenis.
·                Varietas ; Perbedaan besar dalam satu spesies.
·                Vas deferens : Saluran sperma.
·                Vasektomi : Pemandulan / sterilisasi pad laki – laki.
·                Vegetatif : Perkembangbiakan secara tidak kawin.
·                Virion : Satu unit lengkap virus yang dapat menginfeksi.
·                Vivipar : Beranak.
·                Weber : Garis yang membagi wilayah Indonesia berdasarkan penyebaran flora dan fauna.
·                Wendell Meredith Stanley : Tokoh yang berhasil mangisolasi dan mengkristalkan virus mosaik tembakau, dan ia menyimpulkan bahwa virus berbeda dengan bakteri.
·                Xerofit : Tumbuhan darat yang hidup di tempat kering.
·                Xilem : Jaringan pengankut yang menyangkut zat makanan dari akar ke seluruh tubuh.
·                Yolk : kuning telur.
·                Zoidiogami : Pernyebukan yang diperantai oleh hewan.
·                Zigospora : Hasil peleburan dua spora.
·                Zigot : Calon individu baru sebagai hasil peleburan sel kelamin jantan dan betina.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar